Dalam konteks proyek NFT, kolaborasi atau NFT Collab adalah bagian dari strategi peluncuran NFT di mana Anda bekerjasama dengan sosok kreator, komunitas atau perusahan lintas industri lainnya.

Dalam proyek NFT, upaya NFT Collabs memiliki tujuan ganda. Pertama, Anda dapat membuat orang membicarakan terkait proyek Anda di beberapa komunitas NFT yang relevan. Efek dari orang-orang membicarakan proyek NFT Anda di beberapa komunitas tentunya lebih efektif dibandingkan pengumuman awal pada saat Anda menginformasikan terkait kolaborasi. 

Kedua, kolaborasi adalah cara yang efektif untuk membangun pengikut Twitter dan keanggotaan komunitas Discord Anda. Membangun pengikut pada Twitter dan Discord merupakan hal yang penting dalam membangun proyek NFT Anda, karena dengan adanya pengikut yang loyal, maka proyek NFT Anda akan mendapatkan banyak peminat.

Saat Anda membangun pengikut organik di Twitter dan Discord, kemungkinan seseorang akan mengenali orang yang mereka kenal atau yang sudah kenal menjadi lebih dekat. Hal ini dapat membangun hubungan baik antar pengikut proyek NFT Anda.

Baca juga: Lebih dari Engagement, Ini 6 Alasan Brand Membuat NFT!

Tanpa penerapan strategi NFT Collabs , Anda harus secara mandiri membangun sendiri komunitas pengikut proyek Anda mulai dari nol. Hal ini tentunya memakan waktu yang tidak singkat untuk mendapatkan pengikut yang loyal. Maka dari itu, berkolaborasi dengan komunitas proyek NFT lainnya dapat menjadi alternatif bagi Anda untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. 

Berikut contoh implementasi strategi NFT Collabs yang sudah dilakukan oleh beberapa Brand ternama di dunia: 

1. Coca-Cola X Daz Taffy (3D Artist)

Contoh NFT Collabs yang pertama datang dari brand minuman soda terbesar, yaitu Coca Cola. Mengambil momentum International Friendship Day, pada tahun 2021 kemarin Coca-Cola berkolaborasi dengan grafik desainer ternama & 3D artist, Daz Taffy untuk meluncurkan proyek NFT yang dikenal dengan  friendship box NFT. 

Penjualan dari NFT di atas disumbangkan ke charity tertentu. Lewat NFT Collabs ini bisa kita analisa jika brand dalam konteks ini Coca-Cola tidak hanya mencoba menciptakan gimmick marketing yang baru, tetapi juga mencoba menyasar audience baru dari komunitas yang terlibat di International Friendship Day ini. 

2. Nike X RTFKT 

Kolaborasi antara Nike dan RTFKT (yang dibaca artifact) menghasilkan produk NFT Nike CryptoKicks. Sebagai pengantar RTFKT adalah creator led company yang dikenal spesialis dalam menciptakan item-item fashion dan game di metaverse. NFT Nike CryptoKicks sendiri merupakan koleksi sepatu kets NFT yang dapat disesuaikan.

Lewat proyek NFT Collabs ini, Nike mampu mendapatkan Total pendapatan hampir $183,69 juta, dengan total royalti $90,59 juta. Menariknya, Nike merupakan salah satu merek pertama yang mencatat volume transaksi sekunder  senilai $1,3 miliar.

3. Hyundai Motor Company X Meta Kongz

Proyek NFT Collabs Hyundai ini menggandeng salah satu merek NFT, Meta Kongz sebagai partner. Hyundai menerbitkan 30 NFT edisi terbatas dengan koleksinya yang bernama Universe Hyundai NFT. Hyundai juga meluncurkan film pendek bertajuk “Metamobility Universe” yang memperkenalkan konsep Universe Hyundai NFT. 

Proyek Hyundai NFT akan berlanjut sepanjang tahun 2023 untuk terus mengembangkan Universe Hyundai NFT. Nantinya keuntungan dari penjualan NFT ini akan dialokasikan untuk pengelolaan proyek dan anggota komunitas Hyundai. 

Tak hanya jadi strategi populer di luar negeri, NFT Collabs juga mulai dilakukan oleh brand di Indonesia. Beberapa proyek NFT Collabs yang menarik untuk Anda seperti: 

  • Mercedes-Benz Indonesia

Mercedes-Benz Distribution Indonesia meluncurkan proyek Mercedes-Benz NFT dengan menggandeng dua seniman Indonesia yaitu Isha Hening dan Arya Mularama. Proyek Mercedes-Benz NFT ini merupakan bagian dari kampanye terbaru Road to F.A.M.E—akronim dari fashion, art, music, dan experience.

Mercedes-Benz Indonesia bangga untuk berkolaborasi dengan dua seniman NFT Indonesia yaitu Isha Hening yang merupakan seorang ahli motion graphics, sedangkan Arya Mularama seorang ilustrator dengan gaya seni eksentrik dan penuh warna. Mercedes Benz A-Class Sedan ini ditunjuk sebagai model untuk NFT karena karakternya yang mengandung digitalisasi. 

  • BINTANG Crystal 

BINTANG Crystal berkolaborasi dengan komunitas Non Fungible Token (NFT) lokal yang didirikan oleh musisi dan kreator konten Reza Arap, Irukandji. Kolaborasi tersebut meluncurkan koleksi “Taste-timonials by BINTANG Crystal X Irukandji”, yang terdiri dari 33 NFT.

Dari 33 NFT yang didesain oleh visual artist SlimSteady, terdapat empat NFT khusus yang dikategorikan sebagai city exclusive. Empat NFT ini akan memperlihatkan kekhususan dari kota Medan, Jakarta, Bali, dan Manado pada artwork-nya. Konsumen dapat melihat Kandjis yang berdampingan dengan nuansa unik dari masing-masing kota. Seluruh informasi mengenai kolaborasi dan koleksi NFT ini tersedia di laman Discord Irukandji. 

Baca juga: TOP 10 NFT Brand Retail yang bisa jadi Inspirasi Anda! 

Strategi NFT Collabs bisa dikatakan punya dampak yang sangat signifikan dalam popularitas suatu proyek NFT. Strategi ini mampu membuat audience dari sektor yang sebelum tidak attached dengan bisnis Anda, jadi aware akan kehadiran dan bahkan menjadi owner dari aset digital yang brand Anda buat. 

Temukan lebih banyak lagi pembahasan tentang strategi launching proyek NFT dan studi kasus proyek-proyek NFT yang menarik lainnya hanya di sini!